Palm menyebut peranti ini sebagai smartphone Centro. Namun, penulis lebih suka mengategorikannya sebagai PDA phone Centro. Sebab, kemampuan dasarnya adalah personal digital assistant (PDA), lalu ditambahkan fungsi telepon.
Ukuran fisiknya 107,2 x 53,5 x 18,6 mm dengan berat 124 gram. Lebarnya lebih mendekati ponsel daripada PDA phone dengan QWERTY keypad di bawah layar. Konsekuensinya, QWERTY keypad Centro relatif mungil. Masih nyaman digunakan pengguna berjari besar, tapi tak seergonomis keypad serupa di, misalnya, Palm Treo 650 yang berbodi lebih lebar.
Layar sentuh Centro beresolusi 320 x 320 piksel dan sanggup menampilkan sampai 65 ribu warna. PDA phone bermemori internal 64 MB dan slot memori microSD itu dapat bekerja di jaringan GSM 850/900/1800/1900. Ia bersistem operasi Palm 5.4.9, mendukung koneksi GPRS/EDGE, dan dilengkapi dengan bluetooth maupun inframerah.
Fitur-fitur dasar PDA seperti contact, kalender, task, dan memo tentu bisa ditemukan di Centro. Untuk membuat maupun membaca file Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint tersedia aplikasi Documents to Go Professional Edition 10. Ada pula e-mail, pemutar musik PocketTunes, browser Blazer 4.5, Google Maps, dan kalkulator. Kalkulator Centro mampu menjalankan operasi matematika yang cukup rumit, termasuk perhitungan statistik dan finansial.
Meneruskan tradisi Palm, Centro nyaris tak pernah hang. Respons Centro tergolong cepat. Untuk uji coba, sekitar 2.500 contact penulis masukkan ke dalam Centro. Pencarian nama tertentu menghabiskan waktu maksimal satu detik saja.
Centro dapat disinkronisasikan ke komputer. Pengguna bebas memilih, hendak menyinkronkan data dengan Microsoft Outlook atau Palm Desktop. Kelebihan memakai Palm Desktop, satu nama bisa dipadukan dengan beberapa nomor ponsel (mobile) sekaligus.
Menurut penulis, dikaitkan dengan preferensi orang Indonesia, kekurangan utama Centro adalah tidak memiliki delivery report alias laporan pengiriman SMS. Namun, kekurangan itu ditebus dengan SMS chat atau thread SMS yang mempermudah pengguna menelusuri pembicaraan SMS.
Di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, Centro hanya tersedia dalam warna putih. Gerai-gerai ponsel dan PDA phone menjualnya di rentang harga Rp 3,8-3,9 juta. Sedangkan di pasar modern (hypermarket dan sejenisnya), barang yang sama dibanderol sampai Rp 3,999 juta. Layanan purnajual Centro di tanah air ditangani Dian Graha Elektrika yang telah dikenal sebagai penggaransi ponsel Siemens, BenQ Siemens, BenQ, HiTech, dan StarTech. (Herry S.W.)