Oleh: x86free | Mei 4, 2008

Robot buat lansia made by Honda

Gunakan Prinsip Gerak ASIMO

Walking Assist Device untuk Manula Buatan Honda

Teknologi untuk membantu para manula menjadi tren dan kebutuhan di Negeri Matahari Terbit, Jepang. Banyak pabrikan yang berlomba membuat berbagai perangkat yang memungkinkan para lansia beraktivitas tanpa bantuan orang lain. Salah satu yang mengikuti tren tersebut adalah Honda dengan walking assist device.

Perangkat tersebut dikembangkan sejak 1999 di Fundamental Technology Research Center milik Honda di Wako, Saitama. Lokasi itu sama dengan tempat memproduksi robot humanoid fenomenal Honda, ASIMO.

Prototipe perangkat tersebut dipamerkan di ajang International Trade Fair on Barrier Free Equipments & Rehabilitation for the Elderly & the Disabled. Pameran itu diadakan di Intex Osaka, 25 April-27 April 2008.

Perangkat bantu berjalan itu berbentuk semacam kerangka yang dipasang di pinggul hingga lutut. Perangkat intinya ada pada bagian pinggul belakang berupa sensor dan CPU. Juga terdapat pada sepasang motor yang terletak di sisi luar kiri dan kanan panggul. Bagian motor terhubung dengan sepasang bantalan pada lutut agar pengguna lebih nyaman bergerak.

Sistem kerja walking assist device cukup rumit. Ketika pengguna mulai berjalan, sensor pada pinggul akan memberikan perintah pada CPU. Kemudian, CPU membandingkan jarak langkah pengguna dengan jarak langkah orang normal. Selanjutnya, CPU memerintahkan motor untuk menggerakkan bagian kerangka pada kaki hingga lutut. Dengan demikian, pengguna dapat berjalan seperti biasa.

Data mengenai jarak langkah orang normal diperoleh dari studi kumulatif terhadap cara berjalan manusia. Sebelumnya, teknologi tersebut juga diterapkan pada pembuatan robot ASIMO.

Perangkat walking assist device tersedia dalam tiga ukuran. Yakni, small (S), medium (M), dan large (L). Untuk ukuran S, jarak antarmotor 31,2 cm. Untuk ukuran M, jaraknya 34,2 cm. Untuk ukuran L, kedua motor terpisah dengan jarak 37,2 cm.

Bobot alat tersebut juga tidak terlalu besar, hanya 2,8 kg. Dengan demikian, itu tidak akan menyusahkan jika pemakainya adalah orang yang usianya sangat lanjut. walking assist device menggunakan perangkat gerak bernama brushless DC motor.

Untuk sumber tenaga, digunakan baterai Lithium Ion 22.2V-1Ah. Dalam satu kali charge, alat itu mampu beroperasi hingga dua jam. Dengan asumsi, pengguna menempuh jarak 4,5 kilometer selama satu jam.

Selain untuk manula, walking assist device juga diproyeksikan untuk pengguna dengan otot kaki lemah. Sayang, perangkat tersebut tidak bisa digunakan oleh orang-orang yang sepenuhnya kehilangan kemampuan berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, Honda belum mematok harga untuk satu unit walking assist device. Juga belum ada keterangan kapan perangkat tersebut dilepas ke pasar. (dey/bs/rum)

powered by jawapos


Beri tanggapan

Your response:

Kategori