Coba amati sekeliling kita. Setiap pabrikan elektronik berlomba membuat produk berukuran kecil, tipis, dan ringan. Makin mini, makin canggih pula fiturnya. Pengecilan ukuran itu juga terjadi pada transistor.
Pembuat transistor mini tersebut adalah para pelaku riset asal University of Manchester, Inggris. Mereka mencoba membuat transistor yang berukuran kurang dari 10 nanometer. Bahan pembuatnya berasal dari kristal graphene.
Graphene merupakan sebuah partikel setebal atom dari karbon. Bahan itu ditemukan Profesor Andre Geim dan Dr Kostya Novoselov dari School of Physics and Astronomy University of Manchester, Inggris, pada 2004. Materi tersebut diambil dari sari batu grafit.
Bersama timnya, kini Geim sedang merancang transistor mini. Namun, kendala menghadang. Belum ada teknologi yang mampu memotong material dengan ukuran nanometer.
“Itu tantangan serupa di era pasca silicon yang harus dihadapi,” ujar Geim. Tampaknya, angan-angan untuk membuat superkomputer berukuran mini bukan impian. (yon/bs/kkn)